Strategi meningkatkan penjualan melalui media sosial bagi UMKM

Rate this post

Media sosial menjadi semakin penting dalam pemasaran dan bisnis, tidak terkecuali UKM. Hal tersebut diungkapkan Niagahoster yang membagikan beberapa strategi penjualan media sosial untuk UMKM.

Karena kelas WA Niagahoster bagi para pelaku UMKM akan diadakan kembali di tahun 2022. Untuk memantik semangat para pelaku UMKM di tahun yang baru, topik yang diangkat sangat menarik dan bermanfaat bagi perusahaan yang dijalankannya.

Strategi meningkatkan penjualan melalui media sosial bagi UMKM

Strategi-meningkatkan-penjualan-melalui-media-sosial-bagi-UMKM

Baca juga:
– Niagahoster: Gunakan email marketing untuk kesuksesan bisnis Anda
– Strategi Pemasaran Digital Niagahoster 2022 untuk Korporasi dan UMKM
– Virtual Career Fair Niagahoster, Memahami dunia kerja di era digital itu penting
– BlogVerse Niagahoster: Mengungkap rahasia menjadi blogger profesional

Bersama Rosmita Dwijayanti, Performance Marketing Specialist Niagahoster, Kelas WA kali ini berbagi strategi meningkatkan penjualan UMKM melalui media sosial.

Tentunya dengan 170 juta pengguna media sosial di Indonesia

, sayang jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan UMKM dengan menerapkan social media marketing.

Antara lain, untuk membuat merek lebih cepat dikenali, menjadi tempat integrasi pelanggan, menunjukkan atribut merek, menjangkau lebih banyak orang, meningkatkan penjualan, dan mengarahkan lalu lintas ke situs web perusahaan.

Sama seperti proses pemasaran lainnya, pemasaran media sosial memerlukan proses dan waktu yang tepat untuk mendorong pengenalan merek lebih cepat. Wanita yang akrab disapa Mita ini menjelaskan cara memulai social media marketing untuk pemula.

“Pertama-tama, kita harus menetapkan tujuan terlebih dahulu

. Ada banyak tujuan social media marketing yang bisa kita pilih dan gunakan untuk menentukan langkah selanjutnya. Untuk apa kami menggunakan pemasaran media sosial? Apakah itu untuk meningkatkan kesadaran merek kami untuk menghasilkan prospek baru, mengarahkan lalu lintas ke situs web atau tujuan lain,” jelasnya.
arrow_forward_iosBaca selengkapnya
Didukung oleh GliaStudio
Strategi meningkatkan penjualan melalui media sosial bagi UMKM. (Niagahoster)
Strategi meningkatkan penjualan melalui media sosial bagi UMKM. (Niagahoster)

Setelah memilih target, identifikasi calon pembeli atau kelompok sasaran bisnis dengan menggunakan konsep 5W+1H (Who, What, Where, When, Why, How). Dengan konsep ini, pemilik bisnis dapat lebih memahami dan mengenali audiens mereka.

“Proses mengidentifikasi audiens perlu dilakukan secara rutin karena algoritme digital terus berubah dan tugas kami adalah selalu mengetahui orang-orang yang berinteraksi dengan merek kami. Kita harus bisa mengenal mereka agar kita bisa membuat konten dengan tepat. Karena ketika konten tepat sasaran dan tepat sasaran, mereka jadi ketagihan dengan postingan kita dan membuka peluang untuk membeli produk yang kita tawarkan,” ujar Mita.

Pentingnya menentukan media sosial yang digunakan

Selanjutnya adalah proses penentuan media sosial yang paling tepat, karena setiap media sosial memiliki karakteristik yang berbeda.

Dengan karakteristik yang berbeda yang dimiliki oleh setiap media sosial, karakteristik penggunanya juga berbeda. Sehingga pelaku UMKM perlu mempelajari karakteristiknya agar mampu membuat konten yang sesuai dengan penggunanya.

Platform media sosial terbesar dan paling banyak digunakan adalah Facebook. Facebook memiliki 2,4 juta pengguna/bulan yang bisa kita manfaatkan semaksimal mungkin.

“Dibandingkan dengan media sosial lainnya, Facebook adalah penghasil pendapatan yang signifikan dari iklan karena penargetan yang luar biasa dengan memanfaatkan lokasi, demografi, koneksi, perilaku dan minat, serta menjangkau orang-orang yang sebelumnya terlibat. Iklan Facebook juga lebih murah dan pengelola iklan memiliki semua fiturnya,” kata Mita.

Lalu ada Instagram yang diproyeksikan menjadi platform penghasil pendapatan terbesar di kalangan influencer dan UMKM. Instagram erat kaitannya dengan visual dan menuntut pengguna untuk menampilkan konten yang estetis. Jika tampilannya menarik, maka akan sangat mudah untuk menarik pelanggan.

Platform lain yang bisa digunakan adalah Twitter, LinkedIn, Youtube dan TikTok. Pemangku kepentingan UMKM dapat menentukan platform mana yang sesuai dengan tujuan yang mereka pilih dan karakteristik audiens yang ingin mereka tuju.

“Jika Anda sudah mengetahui media sosial mana yang akan digunakan, langkah selanjutnya adalah menentukan konten yang ingin Anda bagikan kepada audiens Anda. Kami boleh menggunakan lebih dari satu media sosial jika bentuk konten yang akan dibagikan sesuai dengan audiens target. Sebagai tambahan

Baca Juga :

https://relawanfilantropi.id
https://polres-gowa.id
https://ipcportequipment.co.id
https://dprdkabprobolinggo.id