Pengertian Limbah Berdasarkan Bentuk, Jenis, Dampak dan Pengelolaan

Definisi sampah

Pengertian Kamus Besar Bahasa Indonesia tentang sampah sudah tidak ada nilainya atau sudah tidak bernilai lagi. Dan juga bisa diartikan sebagai sisa dari proses produksi. Sedangkan menurut Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014, sampah merupakan backlog suatu usaha atau kegiatan.

 

Pengertian-Limbah-Berdasarkan-Bentuk,-Jenis,-Dampak-dan-Pengelolaan

Sampah berbeda dengan sampah. Sampah dianggap sebagai sisa limbah yang sering dihasilkan selama kegiatan rumah tangga. Limbah sekarang adalah residu yang dihasilkan oleh kegiatan industri.
Sampah karena bentuknya

Sampah dibedakan menjadi 4 menurut bentuknya yaitu limbah cair, limbah padat, limbah gas, dan limbah bahan berbahaya dan beracun. Untuk limbah cair yang dihasilkan oleh industri yang banyak menggunakan bahan cair dalam proses produksinya.

Sampah berasal dari aktivitas domestik seperti rumah tangga, perdagangan dan bisnis. Kemudian ada limbah berupa gas yang bocor dari cerobong asap pabrik dan bisa berupa uap air, debu dan asap. Dan yang sangat berbahaya adalah limbah B3 karena mengandung zat berbahaya dan beracun.

Jenis sampah berdasarkan senyawanya

Jenis sampah berikut ini adalah:

Sampah organik

Sampah organik merupakan sampah yang mengandung senyawa karbon yang berasal dari makhluk hidup, seperti kotoran hewan atau buah busuk.
Sampah non organik.

Jenis sampah ini merupakan sampah yang sangat sulit terurai seperti plastik, kaca.
Limbah berbahaya (bahan berbahaya beracun)

Yang dimaksud dengan limbah B3 adalah jejak suatu kegiatan / perusahaan yang mengandung bahan berbahaya atau beracun yang karena sifat, konsentrasi atau jumlahnya dapat merugikan dan mencemari serta membahayakan nyawa manusia. dan makhluk hidup lainnya.

Pengaruh limbah

Jika limbah ini tidak ditangani dengan baik, pasti berdampak pada kehidupan dan lingkungan Anda. B. Pengaruh limbah pada manusia mulai dari terpapar berbagai penyakit seperti diare, tifus, gangguan syaraf, dan sesak nafas, serta menyebabkan keracunan yang berujung pada kematian.

Dampak limbah ini terhadap lingkungan diawali dengan mengganggu ekosistem lingkungan sekitarnya. Jika limbah cair yang mengandung bahan kimia masuk ke dalam tanah dan bercampur dengan air tanah, maka akan sangat mempengaruhi kesuburan tanah di dalam air. yang dikonsumsi oleh manusia.

Pengelolaan sampah

Limbah dengan kandungan berbahaya seperti limbah industri dapat didaur ulang secara fisik, kimiawi atau biologis. Pengolahan limbah fisik meliputi teknologi penyaringan, filtrasi, flotasi dan membran. Pengolahan limbah kimia dapat berupa pengolahan dengan proses redoks atau pengolahan tanpa proses reduksi-oksidasi. Pengolahan limbah dengan agen hayati dapat bersifat aerobik atau anaerobik.

Contoh sampah

Berikut contoh sampah, yaitu:

Contoh sampah organik

  • Sayuran sisa
  • Tulang binatang
  • Daun-daun
  • Kotoran hewan
  • Sisa
  • Bangkai hewan
  • Sobekan kertas
  • Ranting
  • Kapas sisa
  • Kulit telur
  • Ampas kopi
  • Potong rambut
  • Buah busuk
  • menyiangi
  • Sisa jerami

Contoh sampah anorganik

  • plastik
  • Gelas pecah
  • Logam besi
  • Cuci air
  • Residu sabun cuci
  • Potongan kain
  • Botol minum
  • Limbah minyak
  • Kantong plastik
  • Bawa pulang
  • Sterofoam
  • kuku
  • Pecahan keramik
  • Tutup botol
  • Ban Bekas

Contoh sampah

  • plastik
  • Gelas pecah
  • kertas
  • logam
  • Kayu
  • Sisa
  • karton
  • Limbah karet
  • Daun kering
  • Kaleng
  • Botol minum
  • Ban Bekas
  • Ranting
  • kuku
  • Bawa pulang

Contoh limbah cair

  • Air yang berbusa
  • Air hujan
  • Residu deterjen
  • Sisa minyak goreng
  • Air tinja
  • Cairan limbah industri
  • Air irigasi sisa
  • Sisa minumannya
  • Sisa air cucian
  • Infiltrasi AC
  • Limbah air kelapa
  • Cairan tekstil
  • Air raksa
  • Getah pohon
  • Limbah laundry

Baca Juga: